
Kemenko Polkam Kawal Pengusutan Polisi Gugur dalam Operasi Narkoba di Katingan
Devi Harahap
07/7/2026 11:47A-A+

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan dukungan penuh terhadap pengusutan tuntas kasus gugurnya tiga personel Polri saat menjalankan operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Tiga personel yang gugur dalam tugas tersebut adalah Ipda (Anumerta) Sumaryanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana.
Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana mengatakan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para almarhum dan seluruh jajaran Polri.
“Atas arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia,” kata Honi dalam keterangannya, Selasa (7/7).
Menurut Honi, gugurnya tiga personel tersebut merupakan kehilangan besar bagi bangsa dan negara. Ia menyebut pengabdian, keberanian, serta pengorbanan para almarhum dalam memberantas peredaran gelap narkotika menjadi teladan bagi seluruh aparat penegak hukum.
“Gugurnya ketiga personel Polri merupakan kehilangan besar bagi bangsa dan negara. Pengabdian, keberanian, serta pengorbanan mereka dalam memberantas peredaran gelap narkotika merupakan teladan bagi seluruh aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat,” ujarnya.
Kemenko Polkam, lanjut Honi, memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada ketiga personel yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Pengorbanan mereka dinilai sebagai wujud nyata dedikasi dan loyalitas dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.
Kemenko Polkam juga mengapresiasi keputusan Kapolri yang memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada ketiga personel tersebut sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan para almarhum.
Lebih lanjut, Honi menegaskan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan komitmen bersama seluruh unsur pemerintah. Karena itu, Kemenko Polkam mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku penyerangan sekaligus membongkar jaringan narkotika yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Kemenko Polkam mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas para pelaku penyerangan serta membongkar jaringan peredaran narkotika yang terlibat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata dia.
Lebih jauh, Kemenko Polkam akan terus memperkuat sinergi antarkementerian dan lembaga di bawah koordinasinya guna mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat serta masa depan generasi Indonesia.
“Kemenko Polkam juga akan terus memperkuat sinergi antarkementerian dan lembaga di bawah koordinasinya guna mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat serta masa depan generasi Indonesia,” tandas Honi.
